Ketika Islamic book fair 2008 lalu, Penerbit Pena berhasil mendatangkan Muhammad Sabiq ke Indonesia, bahkan hingga melaksanakan roadshow ke beberapa kota di Jawa.
Puncaknya adalah ketika bedah buku sekaligus launching buku Fiqih Sunnah edisi luks. Respons terhadap kedatangan dan bedah buku di Islamic book fair 2008 saat itu bisa dikatakan sangat luar biasa. Pengunjung sangat antusias untuk bertemu ahli waris dari penulis buku Fiqih sunnah, Sayyid Sabiq, dalam acara bedah buku tersebut.
Dalam acara bedah buku fiqih sunnah tersebut, Muhammad sabiq didampingi oleh dua editor buku penerbit pena lulusan kairo, yakni, Imam Ghazali dan Agus Hidayatullah.
Setelah selesai acara tersebut, Muhammad Sabiq berkunjung ke stand Fiqih Sunnah penerbit Pena. Pada saat itu juga, para pengunjung yang membeli buku fiqih sunnah secara eksklusif akan mendapatkan tanda tangan dari Muhammad Sabiq. Kesempatan langka itu tidak disia-siakan oleh para pengunjung. Segera saja mereka membeli buku fiqih sunnah untuk ditandatangani oleh Muhammad Sabiq.
Kelak, Pena akan kembali mendatangkan Muhammad Sabiq untuk bedah buku lainnya ke Indonesia. Mohon doa dari sahabat pena agar Penerbit Pena tetap eksis dalam mengimplementasikan falsafahnya, Ilmu dan amal.














